Ya, rupanya penyanyi yang tengah naik daun itu pernah menawarkan diri kepada perusahaan BlackBerry agar dirinya bisa menjadi ambassador perusahaan asal Kanada tersebut. Informasi ini bocor dari mantan manager pengembangan di Research In Motion (RIM) periode 2001 hingga 2011, Vincent Washington.
Dikatakan oleh Washington, Bieber mendatangi RIM untuk menawarkan jadi ambassador saat itu karena alasan masih sama-sama satu kebangsaaan, yakni Kanada. Washington bercerita kepada Bloomberg Businessweek, "Dia (Justin Bieber) berkata, 'Beri aku USD200 ribu dan 20 perangkat (BlackBerry), maka saya akan jadi brand ambassdor Anda'." Permintaan bayaran Bieber tersebut setara dengan Rp2,3 miliar saat ini (kurs Rp11.962 per USD).
Namun Washington melanjutkan, sebagaimana dilansir dari CNet, Jumat (6/12/2013), RIM langsung menolak tawaran Justin Bieber mentah-mentah kala itu. "Mereka mementahkan ucapan Justin Bieber. Dan mereka berkata, 'Anak ini cuma main-main, dia tak akan bertahan lama.' Namun saya membalas ucapan mereka, 'Anak ini mungkin bisa lebih eksis dari RIM!' Tapi semua orang malah tertawa meremehkan," kisah Washington.
Setelah menolak tawaran Justin Bieber, BlackBerry memilih Alicia Keys sebagai brand ambassador. Namun Keys mengecewakan BlackBerry karena tertangkap basah menulis tweet menggunakan aplikasi iPhone.
Washington juga menambahkan, sebenarnya dulu ia percaya pada Justin Bieber yang ketenarannya mulai menanjak. Ia melihat Bieber saat itu sudah banyak digandrungi oleh para remaja wanita, dan akan menjadi keuntungan lebih bagi RIM.
0 comments:
Post a Comment